Archive for Desember, 2009

Benua Australia

Desember 28, 2009

BENUA AUSTRALIA

 

          Sejarah ternyata memang tak selamanya benar. Baru-baru ini sejarah tentang siapa orang pertama yang menemukan benua Australia terkuak. Apa yang diyakini orang bahwa penemu benua Australia yang pertama adalah Kapten James Cook, seorang ahli ilmu bumi dan navigator asal Inggris, ternyata salah.    

          Sebab Kapten James Cook yang dianggap menemukan benua Kanguru ini tercatat mendarat di Botani Bay atau sekarang jadi Sidney Harbour pada tahun 1770. Sedang dari fakta terbaru ditemukan bahwa yang pertama mendarat disana adalah pelaut Portugal bernama Christopher De Mendonca pada tahun 1522. Hal ini terungkap dari dokumen yang ditemukan di koleksi perpustakaan Los Angeles Amerika.

 

 

UNIVERSITAS TERTUA DI DUNIA

 

Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir adalah Universitas paling tua di dunia, seumur dengan kota kairo itu sendiri yang didirikan tahun 969 Masehi. Al-Azhar di tahun 1975 Masehi merupakan pioneer dari system pelajaran yang maju dimana kurikulumnya pada saat itu sudah mengajarkan hirarki yang jelas antara pengajar tetap maupun professor tamu, selain itu sudah ada pelajaran/ gelar teknik dan pengobatan.

          Eropa sendiri baru memiliki universitas tahun 1088 di Bologna, Italia dan Amerika baru memiliki universitas tahun 1636 yaitu Harvard yang didirikan di Cambridge, Massachusetts, tidak lama setelah perjalanan Inggris tiba di Massachusetts Amerika.

(dikutip dari buku Tegar Satria “Unik tapi Fakta”, penerbit: shira media)

Sungai Hoang Ho Cina

Desember 14, 2009

Huang Ho, sungai pembawa duka

Pada  tahun 1887 Sungai Kuning (dalam bahasa Cina Huang Ho) membobolkan sederet tanggul dekat Kaifeng, sehingga membanjiri wilayah seluas 22.000 km dan menewaskan lebih dari satu juta orang. Sungai yang mengamuk itu membelok dan menggerus alur baru ke laut Kuning, 650 km jauhnya.

Dalam sejarah, selama 2.500 tahun terakhir, sungai ini selalu menebarkan ancaman untuk menghancurkan peradaban Cina dengan banjirnya. Aliran sungai sungguh misterius dan tidak dapat diramalkan. Orang yang tinggal ditepinya hidup bagaikan dalam perjudian abadi.

Mengapaungai Hoang Ho sangat berbahaya? Dalam perjalanannya ke selatan dari Baotou, sungai sepanjang 5.000 km itu melintasi Plato Loess, suatu dataran rendah Loess, tanah kuning bercampur lempung.. Selama berabad-abad Lumpur kuning, terbawa masuk mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. Dinding pembatas yang tujuannya mencegah meluapnya air, justru mempercepat pengendapan tanah berlempung itu didasarnya. Akibatnya, tidak dapat tidak, dinding itu bobol. Menyusullah banjir yang mengerikan dan sungai itupun bebas menempuh jalur baru.

Itulah mengapa sungai Hoang Ho disebut juga DUKA CINA, karena alirannya sering menimbulkan duka. Untuk mencegah tragedy semacam itu terulang kembali, kini sungai Hoang Ho mengikuti suatu jalur buatan. Ditepian sungai Hoang Ho kini dibuat tanggul-tanggul untuk mencegah bencana banjir terulang lagi.

Asal nama Benua Amerika

Desember 14, 2009

Asal mula benua yang disebut Amerika

Sejarah mencatat, bahwa Amerika ditemukan oleh Columbus. Tapi anehnya benua itu tidak diberi nama sesuai dengan namanya. Mengapa demikian? Seperti yang tercatat dalam sejarah, ada sebuah factor yang mengakibatkan timbulnya ide-ide baru dalam berbagai penemuan. Faktor tersebut adalah “kebetulan”. Faktor inilah yang mengakibatkan benua yang ditemukan Columbus itu diberi nama AMERIKA. Inilah kisahnya.

Tanggal 12 Oktober 1492, dalam perjalanannya yang pertama, Columbus melihat daratan di waktu pagi. Ia turun dan menyebut tanah itu atas nama Raja Ferdinand dan Ratu Isabella dari kerajaan Spanyol. Negeri tersebut diberi nama SAN SALVADOR. Tempat pendaratannya disebut Watling Island dari kepaulauan Bahama yang terpisah dari benua Amerika.

Columbus sendiri menyangka ia telah sampai India, yang menjadi tujuannya, sehingga penduduknya diberi nama INDIAN. Columbus berlayar terus, mencari tanah Jepang. Tapi yang ditemukan Cuba dan Hispinola (Haiti akhirnya tanggal 14 Maret 1493 ia memutuskan kembali ke Spanyol.

Pada perjalanannya yang ke dua, tanggal 24 September1493, Columbus menemukan kembali beberapa pulau dari Kepulauan Virgin, Puerto Riko, dan Jamaica. Ia masih bertekad hendak menemukan India.

Dalam perlawatan ketiga tahun 1498 ditemukan Trinidad dan daratan AMERIKA SELATAN. Nah, yang ini baru ia mendarat di Benua Amerika. Namun, disangkanya daratan ini masih berupa daerah kepulauan.

Seorang pelawat lainnya, AMERIGO VESPUCCI, mengklaim bahwa dirinyalah yang pertama kali mencapai Amerika Selatan. Ini terjadi pada tanggal 16 Juni 1497. Dalam pelawatannya pada tahun 1501, ia menyusuri pantai Amerika Selatan, dan ia menulis dalam suratnya bahwa telah ditemukan benua baru.

Keterangannya itu dipakai oleh seorang pelukis peta Jerman. Dan peta-peta yang dibuat itu dipakai nama “AMERIKA”, sesuai nama Amerigo Vespucci. Dan sampai sekarang nama Amerika dipakai secara internasional.

Wahai Anak Anakku

Desember 9, 2009

SOFIE ISTRIKU

Kepada Anak-anakku

Peluh keringat disekujur tubuh,

Halaman demi halaman.

Goresan demi goresan,

memaknai setiap gerak mulut dan tangan.

Asa yang kian berkibar,

Menggantung penantian di ujung camas,

Adakah engkau rasa?,

Itulah perjuangan menuju cita.

Wahai anakku,

Walau itu terasa berat,

Penat,

Tapi disanalah masa depanmu terpaut.

Sofie, 2008

Menuju Kota Baru

Desember 9, 2009

BU SOFIE

Menuju Kota Baru

Dari awal aku melangkah,

Menggapai mimpi yang indah,

Walau masih terasa jauh ,

Dan terlihat fatamorgana.

Esoknya,

Kugapai lagi mimpi indahku,

Aku tersandung batu cadas,

Kakiku lecet dan sakit seluruh tubuh..

Andai orang tahu deritaku,

Tulangku remuk luluh lantak,

Hatiku hancur bagai kwarsa,

Jiwa dan raga seolah terpisah.

Tuhan…

Akhirnya Kau datangkan hujanMU,

Menyinari sabanaku yang gersang,

Bersama ayunan langkah, nada ilalangku.

Sofie, 2008

Hutan Sekolah SMAN 1 Kedamean Gresik

Desember 9, 2009

A  R  T  I  K  E  L

Oleh: Sofia Zahro, S.Pd.

Guru Geografi dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)

SMAN 1 KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK

Pengenalan Hutan Dan Hortikultura SMAN I Kedamean Pada Siswa

Dalam rangka peduli lingkungan, tempat tinggal kita sehari-hari di SMAN I Kedamean, dan adanya keterkaitan antar manusia dengan lingkungannya baik itu litosfer (lapisan kulit bumi), atmosfer (selimut bumi) maupun hidrosfer (area perairan), maka manusia sebagai faktor biotik, dengan kemampuan dan teknologi yang dimiliki harus mampu melestarikan kehidupan hewan, tumbuhan dan lingkungan fisik di sekitarnya. Dengan cara menjadikan tanah tandus menjadi hutan, dalam bentuk Hutan dan  Hortikultura SMAN I Kedamean.

Pemikiran tentang Hutan dan Hortikultura SMAN I Kedamean tidak terlepas  dari perjuangan dan kerjasama antar berbagai pihak. SMAN I Kedamean yang dipimpin oleh Dra. Tri Wahyu Nugraheni, MM., sebagai penanggung jawab program. Drs.  Chusaini Mustas, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Husnul Khuluq, Drs. MM., dan Dr. KH Robbach Ma’sum, Drs. MM., Bupati Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik. Perjuangan dan kerja sama tersebut berbuah hasil dengan penambahan luas tanah sekolah sebanyak 11475 M2

. Untuk penanaman pohon, bibit diperoleh dari bantuan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu juga dari para guru, TU dan semua siswa SMAN I Kedamean wajib menjadi donatur untuk bibit yang ditanam. Bibit yang ditanam adalah sejenis   tanaman keras seperti jati, mahoni dan lain-lain. Selain itu juga tanaman hortikultura yaitu jenis tanaman perkebunan yang dibudidayakan seperti mangga, rambutan, jeruk, anggur dan lain-lain. Tidak menutup kemungkinan tanaman lainnya seperti adenium, ephorbia, sansivera dan lain-lainnya yang wajib di bawa oleh siswa. Pendampingan pembuatan pupuk dibantu dari Buncop Petrokimia Gresik. Pendanaan program sebagian ditanggung oleh Komite Sekolah. Sedangkan penanaman bibit dan pemeliharaan dilakukan oleh semua warga sekolah dan Stake Holder Sekolah.

Kebersamaan ini tidak terlepas dari Visi sekolah yaitu, Sekolah Unggul Dalam Mutu Berpijak Pada Iman, Taqwa, Budaya Bangsa Dan Disiplin Yang Tinggi. Hal ini juga sesuai dengan misi sekolah untuk menerapkan Manajemen Partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan Stake Holder Sekolah.

Perencanaan Hutan Dan Hortikultura SMAN I Kedamean, sesuai dengan tujuan sekolah, yang merupakan hasil acuan dari rumusan visi dan misi sekolah yaitu antara lain:

  • Ø Meningkatkan upaya yang dapat memberikan motivasi siswa agar mau belajar giat dan berdisiplin waktu pada program pembelajaran yang berkualitas.
  • Ø Meningkatkan kemampuan / kualifikasi guru baik dibidang keilmuan maupun dibidang kependidikan sesuai dengan tuntunan program pembelajaran yang berkualitas.
  • Ø Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung Kegiatan Belajar Mengajar dan Hasil Belajar Siswa.
  • Ø Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sudah berjalan dan mengadakan kegiatan ekstra kurikuler baru yang sesuai dengan potensi dan minat siswa.
  • Ø Meningkatkan pembinaan pada kelompok PIR, IMO, IPHO, ICHO, IBO, Olimpiade Kebumian, Astronomi, Akuntansi, computer dan lain-lain yang mampu bersaing di tingkat Propinsi.
  • Ø Menjalin kerjasama dengan lembaga terkait, masyarakat dan dunia usaha.
  • Ø Mengembangkan kurikulum sesuai tuntutan masyarakat dan lingkungannya.
  • Ø Mewujudkan pembelajaran menyenangkan dalam lingkungan yang asri dan dapat berkomunikasi langsung dengan alam sekitarnya.

Kita sering mendengar dan melihat bencana alam banjir dan longsor ada dimana-mana. Hal tersebut dikarenakan banyaknya hutan-hutan yang gundul akibat banyaknya illegal loging  (penebangan hutan secara liar) yang marak terjadi beberapa tahun ini. Dengan adanya program Hutan dan Hortikultura SMAN I Kedamean diharapkan dapat mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah dan udara. Keuntungan dimasa mendatang dengan adanya program ini antara lain:

  • Ø Tumbuh-tumbuhan dapat menyaring dan mengatur air, mencegah banjir dan menimbulkan mata air. Air tanah yang ada di Desa Slempit pada khususnya, penyebarannya tidak merata. Ada titik-titik tertentu yang sangat sulit mendapatkan air tanah. Dengan adanya Hutan dan Hortikultura SMAN I Kedamean, diharapkan nantinya air tanah dapat terakumulasi dengan baik dalam jumlah yang sangat banyak, sehingga masyarakat tidak akan mengalami kesulitan air lagi.
  • Ø Tumbuh-tumbuhan dapat menyuburkan tanah. Daun-daun yang berguguran, lama-kelamaan membusuk dan menjadi lapisan humus. Akar tanaman dapat mencegah erosi dan bahaya longsor.
  • Ø Tumbuh-tumbuhan menimbulkan udara yang segar, sebab tumbuhan mengambil CO2 dan melepaskan O2 yang diperlukan manusia untuk bernafas. Hal ini terjadi pada proses fotosintesis. Kita tahu bahwa lingkungan sekolah saat ini amat panas dimusim kemarau, maka dengan adanya program ini diharapkan agar suasananya menjadi rindang dan segar. Dengan udara yang segar maka Kegiatan  Belajar Mengajar di SMAN I Kedamean akan berjalan dengan nyaman.
  • Ø Lingkungan yang asri, rindang, nyaman dan segar tentu saja tidak hanya manusia yang menyukainya. Berbagai  hewan seperti Jenis burung, kupu-kupu dan lainnya akan berdatangan melengkapi ekosistem yang baru.
  • Ø Tanaman hortikultura juga bisa dinikmati hasil buahnya. Dengan manajemen yang baik akan menghasilkan keuntungan bagi sekolah.

SMAN I Kedamean wajib mengemas kondisi potensi geografis di sekolah menjadi media daya dukung proses pembelajaran. Sarana dan prasarana yang ada dioptimalkan sejalan dengan kepedulian pemanfaatan potensi lingkungan. Guru dan siswa harus mampu menciptakan nilai tambah secara terus-menerus dengan menggali potensi lingkungan.

Lingkungan yang asri, rindang, nyaman  dan segar tentu akan menyenangkan bagj kelangsungan kegiatan Belajar Mengajar, baik belajar di dalam kelas maupun diluar kelas. Belajar di kelas, Oke! Di teras, bisa! Di halaman, kebun, hutan dan hortikultura, atau di taman bunga, Oke! Marilah kita mulai mengenal potensi lingkungan SMAN I Kedamean agar menjadi salah satu sumber inspirasi dan informasi. . Bagi siswa menguasai dan memahami lingkungan sendiri memudahkan penguasaan atas esensi dan kompleksitas materi pembelajaran. Oleh karena itu, Ayo kita sukseskan program Hutan dan Hortikultura SMAN I Kedamean. Ok!…

(diterbitkan di majalah Putih Abu, majalah semesteran SMAN 1 Kedamean Gresik pada semester ganjil tahun pelajaran 2009-2010)