Archive for the ‘Berfikir & Memahami’ Category

Gundah (2)

September 29, 2014

Disaat hatimu gundah..
Tanpa tahu dimana kamu berpijak..
Musim mangga tanpa buah..
Padi menguning tanpa panen..
Disaat itulah pastikan bahwa Allah berikan yang terbaik untukmu..
Maka tersenyumlah…………………………

Jangan pernah berambisi diluar kemampuan yang wajar..
Ingatlah..
Allah sudah menetapkan semuanya yang terbaik untuk kita semua..

Ketika kita merasa terkhianati, difitnah ataupun diadu domba..
Maka hanya kepada Allah kita kembali..
Suatu saat..
Allah akan tunjukkan semuanya..
Tentang kebenaran yang sesungguhnya..

Memohonlah hanya kepada Allah..
berharaplah dengan penuh ikhlas..
karena Allah begitu dekatnya dengan kita..
Dan Allah Maha Mengetahui tentang segala sesuatu..

met pagi dhulur…IMG03438-20140928-1101

Ibu/Ayah, dengarlah……..!

Juni 3, 2013

A N A K……………….

1. Ibu/Ayah, jangan risau apa yang belum bisa kulakukan, lihatlah apa yang sudah bisa kulakukan, lihatlah lebih banyak kelebihanku…..
2. Ibu/Ayah, aku memang belum bisa berhitung, tapi lihatlah aku bisa bernyanyi dan selalu tersenyum ceria…..
3. Ibu/Ayah, jangan keluhkan aku tidak bisa diam, lihatlah energiku ini, bukankah kalau aku jadi pemimpin aku butuh energy sebesar ini…..?
4. Ibu/ Ayah, jangan kau bandingkan aku dengan anak lain, lihatlah aku tidak pernah membandingkanmu dengan orang tua yang lain, aku hanya satu…..
5. Ibu/Ayah, jangan bosan dengan pertanyaan-pertanyaanku, lihatlah besarnya rasa ingin tahuku, aku belajar banyak dari rasa ingin tahu…..
6. Ibu/Ayah, jangan bentak-bentak aku, lihatlah aku punya perasaan, seperti engkau juga memilikinya, aku sedang belajar memperlakukanmu kelak…..
7. Ibu/Ayah, jangan ancam-ancam aku, seperti engkau juga tidak suka diancam orang lain, lihatlah aku sedang belajar memahami keinginanmu…..
8. Ibu/Ayah, jangan lihat nilaiku yang rata-rata atau biasa saja, lihatlah aku mengerjakannya dengan jujur, lihatlah aku sedang berusaha…..
9. Ibu/ Ayah, aku memang belum bisa membaca, namun lihatlah aku bisa bercerita, pada saatnya aku aku akan bisa, aku butuh engkau percaya…..
10. Ibu/Ayah, aku memang kurang mengerti matematika, tapi lihatlah aku suka berdoa, dan aku senang sekali mendoakan yang terbaik untukmu…..
11. Ibu/Ayah, aku memang banyak kekurangan, tapi aku juga punya kelebihan, bant u aku, agar kelak kelebihanku berguna bagi sesama…..
12. Ibu/Ayah, hubungan kita sepanjang zaman, bantu aku mengenalmu dengan cara aku belajar bagaimana engkau mengenalku…..
13. Ibu/Ayah, aku ingin mengenangmu sebagai yang terbaik, ajari aku dengan melihat yang terbaik dariku, sehingga aku bangga menyebut namamu…..
14. Ibu/Ayah, semoga kita punya cukup waktu untuk saling mengenal dan memahami, aku belajar melihatmu dari cara engkau melihatku…..
SEMOGA BERMANFAAT…………….
By: Akhir Winardi
Psikolog Anak

Kehidupan di dunia & di akherat

Mei 27, 2013

Menyimak beberapa percakapan antara aku dan adikku kemaren tentang kematian, menyisakan pengalaman batin yang luar biasa yang Allah berikan kepada kami dengan beberapa hikmah. satu diantaranya hikmah yang terpenting adalah tentang keberadaan kehidupan di dunia dan keberadaan kehidupan di akherat (alam kubur) ternyata sangat tipis sekali keberadaannya, yaitu kematian…

Disaat manusia sudah menghadapi akhir dari kehidupannya, maka dengan ridhla Allah SWT akan kematian seorang manusia, secepat itu juga manusia akan berpindah ke alam lain yaitu alam kubur, yang sampai sekarang manusia masih bingung bagaimana bentuk alam itu, tapi hanya disisi Allah SWT-lah pengetahuan akan itu. manusia hanya diberikan rambu-rambu saja bagaimana alam sesudah kehidupan di dunia yg sangat singkat ini. Subhanallah…

Cobalah kita renungkan kembali bagaimana dulu kita dilahirkan. kita lahir tanpa tahu kita berasal dari mana dan otak masih kosong dengan ilmu dan pengalaman, dan pertanyaan itu bisa terjawab setelah kita beranjak hidup dari tahun ke tahun dengan cara belajar. Setelah kita tahu, apa bisa kita menemukan memori kita selama sembilan bulan dalam kandungan ibu tercinta ? kita berbuat apa saja selama berada di dalam kandungan, apakah sempat terpikirkan waktu itu kita berada di perut siapa? dll, ternyata tidak bisa bukan ?!…

Keberadaan kita di dalam kandungan dengan keberadaan kita di dunia ini ternyata hanya beda tipis saja yaitu dengan cara kelahiran.

Dari beberapa perjalanan hidup ini, apakah kita tidak mau berfikir tentang semuanya? tentang siklus kehidupan? tentang kehidupan yang abadi? tentang penciptaan manusia ? tentang keberadaan kita yang selalu berpindah dari alam yang satu kepada alam yang lainnya dan seterusnya?

Alangkah meruginya jika kita tidak mau belajar. Belajar dan terus belajar ? Alangkah meruginya jika perbuatan kita tidak menjadikan yang lebih baik lagi? lebih baik dari kehidupan yang sudah kita lalui? lebih baik lagi untuk bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain?

sz29

subhanallah…
marilah kita renungkan perjalanan hidup ini untuk selalu mencari ridhla Allah SWT, yang menjadikan perjalanan hidup ini sangat banyak manfaatnya bagi umat manusia. manusia tinggal memilih untuk bisa hidup lebih baik, ataukan buruk? dua pilihan yang sebenarnya jawabannya sangat mudah sekali yaitu menginginkan yang terbaik.

semoga Allah SWT selalu berikan yang terbaik untuk kita semua, dan kita bisa dengan lebih baik pula menjalani tahap demi tahap kehidupan ini. Aamiin ya Rabb….

Metode pre tes

Mei 6, 2013

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rosulullah telah bersabda:

“Setan itu akan datang kepada salah seorang dari kalian untuk membisik’i: ‘Siapakah yang menciptakan ini dan itu?’ hingga membisik’i: ‘Lantas siapa yg menciptakan Rabbmu?’. Jika hal yang demikian itu terjadi maka bersegeralah ia memohon perlindungan kepada Allah, dan hendaklah dia berhenti memikirkannya”. (HR, Imam Bukhori dan Imam Muslim)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rosulullah telah bersabda:

“Manusia akan selalu bertanya-tanya, sehingga dibisikkan kepadanya pertanyaan berikut (oleh setan): ‘Allah telah menciptakan semua makhluk, maka siapakah yang telah menciptakan Allah?’ karena itu barang siapa yang mendapati (pertanyaan) demikian, hendaknya dia mengatakan: ‘Aku beriman kepada Allah’”.

Pada riwayat yang lain disebutkan:

“Apabila mereka (setan) mengatakan demikian, maka katakanlah oleh kalian: ‘Allah adalah Esa, Allah tempat bergantung semua makhluk; Dia tidak beranak, dan tidak pula diperanakkan; tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya, ‘lalu hendaklah dia (orang yang mendapat bisikan itu) meludah ke sebelah kiri tiga kali serta memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan setan”. (HR. Imam Abu Dawud).

**Sumber: 40 Metode Pendidikan Pengajaran Rosulullah, Abdul Fattah Abu Ghuddah**

Metode penyebutan bilangan secara global.

Mei 4, 2013

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, dia berkata: “Rosulullah bersabda:

‘Prgunaknlah dg sebaik2nya 5 perkara sbelum dtgnya 5 perkara lainnya: 1. masa mudamu sbelum dtg masa tuamu, 2. kondisi sehatmu sbelum dtg sakitmu, 3, masa kayamu sbelum dtg masa miskinmu, 4, masa senggangmu sbelum dtg masa sibukmu, 5. Masa hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR. Imam Hakim dalam Kitab Mustadrak)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad, beliau bersabda:

“Seorang perempuan dinikahi karena (pertimbangan) 4 hal:

1. Hartanya,
2. Garis keturunannya,
3. Kecantikannya,
4. Agamanya.
Maka utamakanlah perempuan yang (kuat) agamanya, niscaya kamu akan beruntung.”
(HR. Imam Bukhori & Imam Muslim)

Orang-orang yang mendustakan agama

Mei 4, 2013

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?. Itulah orang yg menghardik anak yatim, & tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah bagi orang2 yg salat, (yaitu) orang2 yg lalai dr salatnya, (yaitu) orang2 yg berbuat riya, & enggan (menolong dg) barang berguna.” (QS. Al Ma’un (107): 1-6)

#Riya ialah melakukan sesuatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridha’an Allah, akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.

#enggan menolong dg barang yg berguna, sebagian mufassirin mengartikan, enggan membayarkan zakat.

Ternyata islam tidak hanya mengajarkan hubungan vertikal saja, yaitu manusia dengan Tuhannya (Allah SWT)..
Tetapi juga mengajarkan hubungan horisontal, yaitu antara sesama manusia..

Dalam kehidupan di dunia, Allah tidak memberikan harta-Nya secara merata. Tetapi dalam harta pemiliknya terdapat hak untuk orang yg tidak memiliki harta tersebut. سُبْحَانَ اللّهُ

Makanya jadi orang itu jangan pelit2 terhadap orang lain, karena harta itu bukan 100% milik kita. Harta itu hanyalah titipan Allah SWT untuk menguji kita secara nyata. Maukah kita berbagi dengan yang lain ???

Jika qta mau berpikir seperti itu, ya Allah sungguh sempurna ajaran islam itu. Ada satu keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Ada siklus (perputaran) antara satu dengan yang lainnya, yang mana dalam siklus tersebut selalu ada keseimbangan. سُبْحَانَ اللّهُ ..

Oleh karena itu, jangan pernah mendustakan agama. Usahakan hablulmminallah (hubungan vertikal) seimbang dg hablumminannaas (hubungan horisontal).

Takwa & Furqan

Mei 4, 2013

“Hai orang2 yg beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan & menghapus segala kesalahan2mu & mengampuni dosa2mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar,” (QS Al Anfal (8): 29)

*Furqan: petunjuk yg dpt membedakan antara yg hak & yg batil, dpt juga diartikan disini dg pertolongan.

سُبْحَانَ اللّهُ
Semoga qta smwa termasuk orang2 yang bertakwa kepada Allah SWT..
إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Manusiawi jika kita pernah berbuat salah, tetapi dengan kita selalu mengingat Allah, beriman kepada Allah, bertakwa kepada Allah maka jalan kita akan terselamatkan..

Kita akan segera menyadari kalau itu adalah dosa..
Disinilah kita diberi petunjuk oleh Allah yang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak..
Disini jugalah kita mendapat petunjuk dari Allah SWT.

Maha Besar Allah dengan segala firman-Nya

Harta & Anak sebagai cobaan

Mei 4, 2013

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu & anak2mu itu hanyalah sbg cobaan & sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. Al Anfal (8): 28)

Yeaaah..
Kadang anak2 kita menyenangkan, kadang membuat jengkel orang tua. Disini Allah sudah menjelaskan jika anak itu merupakan cobaan dan pahala yg besar hanya di sisi Allah semata..

Kadang tanpa disadari orang tua sangat sombong dengan keberhasilan anaknya, pamer2 dg keberhasilan anaknya , seolah2 hanyak anaknyalah yg terbaik..

Kadang ada juga orang tua uang membanggakan anaknya, tapi ternyata si anak hanya berperilaku maniez jika di depan orang tuanya saja, sedangkan dibelakangnya malah sebaliknya..

Ada juga anak yg mmg benar2 selalu mengecewakan bahkan menjengkelkan orang tuanya, sehingga jika orang tua gak sabaran, maka terucapkanlah kalimat2 yg justru tidak boleh keluar dr mulut ortu, karena secara gak langsung itu adalah doa tuk anak2nya..

Kadang ada juga orang tua yg kurang mensyukuri keberadaan anaknya. Padahal diluar rumah si anak ini malah jadi kebanggan bagi orang2 disekitarnya. ini  adalah tipe orang tua yg terlalu menuntut anaknya unt sesuai dg kehendak dan keinginan orang tua..

Masyaallah… Ternyata ini  cobaan dari Allah SWT

Tentang harta, semuanya juga udah diatur oleh islam..
Yang intinya harta itu adl titipan dari Allah semata..
Di tiap harta yg kita miliki selalu ada hak untuk orang lain, seperti zakat harta, warisan, sodaqoh, utang piutang dll..

سُبْحَانَ اللّهُ
Ternyata harta n anak mmg benar2 hanyalah sebagai cobaan..

Bisakah kita semua melampoi cobaan tersebut ???
Jawabnya adalah إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Metode penjelasan secara global dan detail.

Mei 2, 2013

Diriwayatkan dari Ma’bad bin Ka’abb bin Malik, dari Abu Qatadah bin Rib’i, bahwasanya Rosulullah telah menjumpai seorang jenazah, lalu beliau bersabda: “Mustarih (orang yg istirahat) & mustarah minhu (orang yg orang lain istirahat darinya).” Mereka bertanya:

“Ya Rosulullah, apa yg dimaksud dengan mustarih & mustarah minhu?”
Beliau menjawab: ‘Mustarih maksudnya seorang hamba mukmin yg istirahat dari keletihan dunia menuju rahmat Allah, & mustarah minhu maksudnya hamba durhaka yg darinya (karena kematiannya), maka istirahatlah (menjadi nyamanlah) para hamba Allah, negara2, pohon2, & binatang2 (dari kejahatannya).”
(HR. Imam Muslim)

Hmmm…
Orang seperti apa ya yang kematiannya menyebabkan nyamannya makhluk hidup yg lain ???
Penindas kah ???
Koruptor kah ???
Orang licik kah ???
Pengkhianatkah ???
Orang serakah kah ???
Perusak kah ???
Saksi yg tidak adil kah ???
Orang sombong kah ???
Orang munafik kah ???

Diriwayatkan dari Abu Syuraih Al-Khuza’i bahwa Rosulullah bersabda: “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman.” Lalu ditanyakan kepada beliau: “Siapakah (mereka yg engkau maksud tidak beriman), wahai Rosulullah?”

Beliau menjawab: ” (Yaitu) orang yang perilakunya menjadikan tetangganya tidak aman (nyaman).”
(HR. Imam Bukhori)

Diriwayatkan dari Abu Huraiarah, dia berkata: “Rosulullah bersabda: ‘Celakalah; celakalah; celakalah!’ Lalu ditanyakan (kepada beliau): ‘Siapakah (yang engkau maksud celaka), ya Rosulullah?’

Beliau menjawab: ‘Yaitu orang2 yg mendapati kedua orang tuanya dlm usia lanjut, baik salah satunya maupun kedua2nya, namun orang tersebut lalu tidak masuk surga lantaran tidak berbakti kepada mereka).'” (HR. Imam Muslim)

Metode membangkitkan kuriositas dg membiarkan sesuatu tetap tidak jelas.

Mei 2, 2013

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, dia berkata:”Ketika kami sedang duduk bersama Rosulullah, beliau bersabda: ‘Sebentar lagi akan muncul seorang (calon) ahli surga di hadapan kalian.’ Tak berapa lama kemudian, muncullah seseorang dr kalangan Anshar.

Jenggot orang tersebut tampak meneteskan air dr bekas air wudhlunya & ia menenteng sandal dg tangan kirinya.
Keesokan harinya, beliau bersabda seperti itu lagi & muncullah orang tersebut dalam keadaan yang sama. Pada hari ke tiga pun Nabi Muhammad bersabda seperti hari sebelumnya, lalu muncullah orang itu dg keadaan sebagaimana keadaan pertama.

Setelah nabi Muhammad berdiri (meninggalkan majelis), ‘Abdullah bin ‘Amr mengikuti orang tersebut & berkata: ‘Aku telah berselisih dg ayahku & aku bersumpah bahwa aku tidak akan masuk ke rumahnya selama tiga hari. Maukah engkau memberi kesempatan kepadaku untuk berlindung kepadamu, sehingga (aku dapat menyaksikan apa) yg engkau perbuat?’ Dia menjawab ‘Ya!'”

Anas berkata: “‘Abdullah lalu bercerita bahwa dia telah bermalam bersamanya selama tiga malam, tapi dia tidak melihatnya bangun (shalat) malam sama sekali, kecuali jika dia bangun malam & dia pindah posisi di atas kasurnya, dia berdzikir kepada Allah & mengagungkan-Nya sampai dia bangun untuk sholat subuh.

‘Abdullah berkata: ‘Namun selain itu, aku tidak pernah mendengar dia berkata2, kecuali kebaikan, & setelah lewat 3 malam aku nyaris meremehkan apa yg diperbuatnya.
Aku bertanya: ‘Hai hamba Allah, antara aku & ayahku tidak pernah ada rasa emosional & saling menjauhi. Akan tetapi, aku telah mendengar Rasulullah bersabda tentang dirimu sebanyak 3 kali bahwa akan muncul seorang (calon) ahli surga ke tengah2 kami & ternyata muncullah engkau sebanyak tiga kali juga.

Lalu aku ingin tinggal di rumahmu untuk melihat apa yg telah engkau perbuat karena aku ingin meneladanimu, tetapi ternyata aku tidak melihatmu banyak berbuat amal salih. Maka apa yg telah sampai kepadamu berkenaan dg apa yg disabdakan oleh Rosulullah itu?’

Dia menjawab: ‘Tidak ada yg lain, kecuali apa yg engkau lihat, hai putra saudaraku, HANYA SAJA DIDALAM HATIKU, SAMA SEKALI TAK ADA KEINGINAN UNTUK DENDAM TERHADAP SALAH SEORANG MUSLIM & AKU TIDAK PERNAH DENGKI TERHADAP SEORANGPUN ATAS KEBAIKAN YG ALLAH BERIKAN KEPADANYA.’ Lalu ‘Abdullah berkata: ‘Inilah yg telah sampai kepada engkau & itulah yg kami tidak sanggup melakukannya.'”
(HR. Imam Ahmad)